Ambon Manise

Perjalanan kali ini kami ke pulau Ambon tepatnya BPD Maluku di Jl. Patimura. Untuk menuju kesana kami naik pesawat Garuda yang tiketnya saat itu cukup mahal, berangkat dari Bandara Soekarno Hatta terminal 2 domestik jam 8.15 WIB (GMT+7) sampai di Ambon jam 14.00 WITA (GMT+9).

IMG_20140918_080116

@firmanwongso

Bandara Pattimura sedang dilakukan renovasi (ditambah terminalnya/tambah lapangan parkir) sehingga tulisan yang identik dengan Bandaranya tidak ada. Kami dijemput oleh Bu(ng) Aldrin, dengan mobil avanza kami bertiga naik dan ditawari mau lewat darat atau kapal feri, menurutnya lewat feri lebih cepat sampai ke kota ambon dengan jarak tempuh total 45 menit dengan rincian 15 menit naik feri sisanya jalur darat.

IMG_20140918_145756

Masuk ke kapal feri

 

IMG_20140918_150148

Suasana laut

 

IMG_20140918_150420

Kapal Feri dari arah kota ambon

 

IMG_20140918_150632

Jembatan Merah Putih yang belum rampung krn ada kapal perang yg suka lewat, jadi harus ditinggikan

 

IMG_20140918_150850

Foto Bingkai Feri

Kami sampai dikota ambon dengan menginap di Manise Hotel. Hotel dengan alamat Jalan W.R. Supratman No.1, Ambon, Maluku 97124 (0911) 341445

IMG_20140918_182813

Manise Hotel

 

IMG_20140920_171401

Bendera di depan Manise Hotel

 

IMG_20140920_171415

Hormat Bendera Merah Putih

tidak jauh dari kantor Bank Maluku dan Bank Indonesia di Jl. Pattimura

Bank Maluku, Jl. Pattimura

Bank Maluku, Jl. Pattimura

 

Bank Indonesia

Bank Indonesia, Jl. Pattimura

Hari Jum’at kami shalat Jum’at di Masjid Al-Fatah, Masjid Raya kota Ambon yang cukup besar. Disamping Masjid Ambon ada Masjid Jami, Masjidnya bersebelahan, beberapa kali pernah dicoba untuk dibongkar, akan tetapi masalah terus terjadi. Alhasil Masjid tersebut dibiarkan ada.

IMG_20140919_135404

Menara Masjid Al-Fatah

 

IMG_20140919_135645

Masjid Al-Fatah, Jl. Sultan Baabullah, Kodya Ambon

Hari sabtu setelah dari kantor, kami jalan-jalan menuju patung Pattimura, dalam perjalanan kami melihat anak SMA dengan penampilan yang unik, dan ada sebuah Gereja protestan

SMA Skul

SMA Skul

 

Gereja Manataha

Gereja Maranatha, Jl. Pattimura (Sebrang Patung Pattimura)

 

kemudian kami foto Patung Pattimura yang merupakan icon kebanggaan Masyarakat kota Ambon

IMG_20140920_173755

Patung Pattimura

 

Foto Patung Pattimura

Foto Patung Pattimura

 

Selain patung Patung Pattimura, ada lapangan beberapa lapangan olahraga, Lapangan Basket, Lapangan voli, dll

Lapangan Merdeka (Alun-alun), tempat olah raga

Lapangan Merdeka (Alun-alun), tempat olah raga

 

Menonton Olahraga

Menonton Olahraga

 

Menuju lapangan depan kantor Gubernur kami melihat banyak Orang-orang yang lari berputar mengelilingi lapangan ada juga yang sedang bermain bola di tengah lapangannya, pemandangan ini ramai di hari sabtu dan minggu.
Kantor Gubernur Ambon

Kantor Gubernur Ambon

 

IMG_20140920_174756

Tempat Jogging

 

Di sisi lapangan ada tulisan Ambon, kami sempat berfoto terlebih dahulu

Ambon Manise

Putih Ambon Manise

 

Ambon Manise

Hitam Ambon Manise

 

Pintu lapangan merdeka deket kantor walikota tandanya seperti ini

Salawaku (Tameng) di Lapangan Merdeka

Salawaku (Tameng) di Lapangan Merdeka

 

Selepas dari lapangan merdeka, kami menuju Gong Perdamaian, untuk masuk ke dalam per orang Rp. 5000,- tapi kami hanya foto dari depan saja. Gong Perdamaian ini terdapat semua bendera negara/lambang/simbol agama/ras. Lebih dari 5 di dunia salah satunya di Ambon ini. Di buat untuk meperingati terjadinya perang antar saudara

Gong Perdamaian

Gong Perdamaian

 

Jl. A. Y patih tempat jual Gadget dan jalan menuju Amplas (Ambon Plasa)

Jl A.Y Patih

Jl A.Y Patih

 

Kami berjalan menuju Jl. Diponegoro, depan lapangan merdeka, ada Bangunan bekas kebakaran, waroeng kopi tempoe doeloe

Waroeng Kopi Tempoe Doeloe

Waroeng Kopi Tempoe Doeloe

 

dan juga tadinya rumah makan padang Puti Bungsu lokasinya depan kantor walikota

Bangunan bekas terbakar, depan kantor walikota ambon

Bangunan bekas terbakar, depan kantor walikota ambon

 

Tempat makan di kota Ambon bagi yang muslim bisa tanya terlebih dahulu, karena beberapa tmpat, makanannya ada yang tidak halal. Informasinya sekitar Masjid Al-Fatah banyak tempat makan yang halal. Atau cari tempat makan Padang, disini ada Putri Bungsu, Ayah, Sari Bundo, dll.
Tempat makan padang (Ayah) Jl. PH Latumahina

Tempat makan padang (Ayah) Jl. PH(Philips) Latumahina

 

Ada tulisan tembok menarik, kami sebagai papa foto2 dulu 😀

Papa Nakal, Jl. Philips Latumahina

Papa Nakal, Jl. Philips Latumahina

 

Terdapat bangunan tua, yang menarik untuk difoto

Bangunan Tua di Jl. PH Latumahina

Bangunan Tua di Jl. PH Latumahina

 

Dari PH Latumahina kami menuju jalan Am. Sangaji ada toko Bombay, jadi teringat toko kain/tekstil mayestik di jakarta

IMG_20140920_182435

Bombay, Am. Sangaji

 

Disamping toko Bombay ada gapura bernama Gang Kayu Buah yang jalan tersebut menuju Jl. Baru

Gang Kayu Buah, menuju Jl. Baru

Gang Kayu Buah, menuju Jl. Baru

 

Setelah foto Tugu Trikora tidak jauh dari situ terdapat toko Batu Bacan dan Besi Putih, nama jalannya Jl. Said Perintah. Batu bacan terkenal bukan karena SBY dan Barrack Obama saja, tapi bisa diliat disini http://malutpost.co.id/2014/04/29/antara-batu-bacan-dan-duku-bacan/ keaslian batunya bisa di test di smartphone yang touch screen, seperti ada hawa panas layaknya jari kita

 

Toko Batu Bacan

Toko Batu Bacan – Mutiara Asli – Silver
Jl. Said Perintah (Depan Tugu Trikora Ambon)
0911 311 796 / 0852 4308 0861

 

Pada toko diatas untuk batu bacan yang berupa kotak (belum di potong/diasah/diukir) dibuka harga 35rb saja (artinya 35 Juta). Untuk Batu bacan yang sudah jadi  beragam harganya yg kami tanya sekitar 7.5 jt

 

Toko Besi Putih

Toko Besi Putih Asli Karya Maluku

 

Batu Bacan sedang di potong/diasah

Batu Bacan sedang di potong/diasah

 

Pengamat Batu Bacan

Pengamat Batu Bacan 😀

 

Setelah dari toko batu bacan kami melihat Toko Buku yang sudah lama ada di Ambon namanya Dian Pertiwi

 

Dian Pertiwi (Toko Buku Ambon) Jl. Diponegoro

Dian Pertiwi (Toko Buku Ambon)
Jl. Diponegoro

 

Hari Minggu kami pindah ke Swiss-Belhotel yang beralamat di Jl. Benteng Kapaha no. 88 (tidak jauh dari hotel manise / samsat ambon) Ambon 97124, Indonesia Tel : +(62-911) 322 888

 

IMG_20140920_171342

Swiss-Belhotel Ambon

 

Foto Pemandangan dari Swiss-Belhotel

 

IMG_20140921_182337

Panorama dari Swiss-Bell Hotel

 

Pemandangan Kali diantara rumah

Pemandangan Kali diantara rumah

 

Pemandangan kota

Pemandangan kota

 

Pemandangan Indah kabut dipagi hari

Pemandangan Indah kabut dipagi hari

 

Keunikan dari Ambon/Maluku

  • Bambu Gila, bambu ini diisi oleh kain putih dan mulailah bambu bergerak
Bambu Gila Tiap ada acara penyambutan tamu/ultah kota ambon/acara adat

Bambu Gila
Tiap ada acara penyambutan tamu/ultah kota ambon/acara adat
Foto: capture dari koran setempat

  • Pemasangan Kubah Masjid di Pulau Haruku, Desa Kailolo, Maluku Tengah

  • Cakalele pelauw semacam debus, acara yang untuk menyambut tamu ataupun dalam perayaan adat
  • Pukul Sapu

Kosa kata Bahasa Ambon:

Iyo Kappa => Iya kah apah ? kalau di lampung  Iya tah ?
Bu = Bung => Kakak Laki2
Abang => Kakak Laki2
Ussi => Kakak Prempuan
Nona => Cewek
Cha cha => Kakak Prempuan
Supono => Sudah Penuh
Seng => Tidak
Pergi => Pi/Pigi
Dangke => Terimakasih
Tempo => Datang Pagi (kepagian)
Lat(e) => Datang Telat
Ondos/Onosel/Laipose => Genit / Pecicilan
Papinyo => Timun
Flur => Lantai
Fork => Garpu
Cakadidi => Kegatelan
Lawamenahaulala => Maju terus pantang mundur
Tacigi => Kaget
Kalesang => Telaten

Kesimpulan:

Sebelum ke Ambon, stereotip dari kami sebagai warga jakarta, kota ambon adalah seram atau tidak aman, tapi setelah sampai disini stereotip tersebut salah. Kota Ambon merupakan kota yang aman, kebanyakan masyarakatnya sopan-sopan dan murah senyum. Ambon benar-benar Manise 🙂

 

Leave a Reply