Pemikiran liberal

makin hari makin gawat dgn pemikiran beberapa org indonesia. bahwa menyanyikan lagu kebangsaan negara lain, menaikkan bendera negara lain, merayakan HUT Negara lain, dianggap hal biasa krn menurut mereka “negara lain terdiri dari makhluk tuhan juga, ga ada salahnya merayakan hut negara lain, sm halnya merayakan ultah teman kita”
saya pun menjawab “selama ada hubungan keturunan atau diplomatik (dubes kita di negara lain) hal tsb merupakan wajar dilakukan, tp kalau tidak ada hubungannya menjadi tindakan yg mubazir dilakukan dan akan menurunkan kadar nasionalisme dlm diri, bisa2 lupa sm negara sendiri, bahkan lebih hafal negara lain”

dan keturunan pun ada batasnya juga misal : anda keturunan indonesia filipina, tinggal diindonesia dan menjadi warga negara indonesia, ketika ada pertandingan sepakbola indonesia vs filipina, anda memakai kaos indonesia dan ketika lagu kebangsaan masing2 negara dilantunkan anda ikutan di kedua negara tsb, apa penilaian orng terutama penonton indonesia thd anda?

kl jaman soeharto mungkin org2 seperti ini bs dtangkap dgn tuduhan makar, mengganggu kestabilisan negara. kl di negara komunis mungkin bs dihukum dgn hukuman berat.

menurut saya, lama2 pemikiran liberal seperti ini “ga ada salahnya merayakan HUT(contoh lebaran) agama lain dong? kan mereka makhluk tuhan juga”

Leave a Reply